
Perkuat Syiar di Kota Pusaka, Gus Idror Resmi Lantik Pengurus Majelis Taman Surga TSPP Rembang
Lasem – Alun-Alun Lasem yang dikenal sebagai “Kota Pusaka” menjadi saksi bisu sebuah momentum bersejarah. Ribuan kader, simpatisan, dan kaum santri memadati kawasan bersejarah tersebut untuk menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke-53, yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Taman Surga Persatuan Pembangunan (TSPP) Kabupaten Rembang.
Puncak acara ditandai dengan naik panggungnya jajaran pengurus TSPP Rembang. Dalam momen bersejarah tersebut, Gus Fairus secara resmi dilantik sebagai Ketua beserta jajaran pengurus baru oleh Gus Idror Maimoen. Kehadiran beliau memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi para kader. Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat, di mana naskah baiat dibacakan sebagai bentuk komitmen pengurus untuk menjadikan TSPP sebagai wadah yang menghidupkan kembali tradisi ngaji dan berdzikir di dalam struktur politik.
TSPP diproyeksikan menjadi “sayap langit” bagi PPP Rembang. Majelis ini tidak dirancang untuk kontestasi politik praktis di garis depan, melainkan sebagai motor penggerak spiritual yang bertugas menyiram akar rumput dengan nilai-nilai kesantunan, ukhuwah Islamiyah, dan pendampingan sosial bagi masyarakat.
Wakil Ketua DPW PPP Jateng Gus Aziz, memberikan ucapan selamat sekaligus pesan mendalam kepada jajaran pengurus yang baru saja dikukuhkan. Beliau berharap TSPP menjadi oase spiritual di tengah dinamika politik.
“Kami ucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus TSPP Kabupaten Rembang. Selamat mengemban amanah besar ini. Saya berharap, hadirnya TSPP sebagai ‘sayap langit’ mampu membawa keberkahan bagi perjuangan kita. Mari kita jadikan majelis ini sebagai wasilah untuk merawat tradisi para ulama, memperkuat ukhuwah, dan memastikan bahwa setiap langkah politik kita selalu mendapat rida Allah SWT melalui jalur dzikir dan pengabdian masyarakat,” pungkas Gus Aziz.
Momentum pelantikan ini diakhiri dengan doa bersama, menandai babak baru pergerakan spiritual di Kota Pusaka Lasem yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kondusivitas dan kemaslahatan warga Rembang.









