
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi mengapresiasi diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto yang terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Ia mengatakan, komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
“Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa Indonesia mendukung kemerdekaan bangsa lain sekaligus menolak penjajahan, termasuk Israel yang mencaplok tanah Palestina,” kata Arwani dalam keterangannya, dilansir dari ANTARA, Sabtu (31/5/2025).
Ia mengatakan, hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel dapat dibicarakan setelah adanya pengakuan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina
Israel sebagai negara yang melakukan kejahatan kemanusiaan, tetaplah harus menerima hukuman sesuai hukum internasional.
“Sebelum Indonesia membuka hubungan diplomatik itu, Israel harus dihukum sesuai dengan hukum internasional terlebih dahulu atas kejahatan kemanusiaan terhadap bangsa Palestina bertahun-tahun,” ujar Arwani.
Sebelumnya, Prabowo menyatakan Indonesia siap mengakui Israel sebagai negara yang berdaulat, asalkan Israel juga mengakui Palestina.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam joint statement bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025).
“Indonesia sudah menyampaikan, begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel,” ujar Prabowo.
Prabowo menuturkan, di berbagai tempat dan forum, dia kerap menyampaikan sikap Indonesia, di mana mereka memandang penyelesaian two state solution. Menurut Prabowo, kemerdekaan bagi bangsa Palestina merupakan satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian yang benar.
(sumber:kompas.com)
