Pengasuh PP Al Anwar Gus Idror Angkat Lobi Politik sebagai Kajian Tesis

Pengasuh PP Al Anwar Gus Idror Angkat Lobi Politik sebagai Kajian Tesis

 

Pengasuh PP Al Anwar Gus Idror Angkat Lobi Politik sebagai Kajian Tesis

 

REMBANG — Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, KH Muhammad Idror Maimoen (Gus Idror), mengangkat tema lobi politik sebagai fokus kajian dalam penulisan tesis akademiknya. Pilihan tema tersebut menegaskan perhatian Gus Idror terhadap dinamika politik praktis yang kerap berlangsung di balik layar, namun memiliki dampak besar terhadap pengambilan kebijakan publik.

Gus Idror menegaskan bahwa lobi politik merupakan keniscayaan dalam sistem demokrasi modern. Namun, tanpa etika dan kontrol nilai, praktik tersebut berpotensi melahirkan kebijakan yang menjauh dari kepentingan rakyat. Oleh karena itu, tesis ini berupaya memberikan landasan konseptual agar lobi dan komunikasi politik dapat dipahami sebagai sarana perjuangan aspirasi publik yang bermartabat.

Kajian tersebut juga menyoroti peran ulama dan tokoh pesantren dalam proses politik nasional. Menurut Gus Idror, ulama memiliki posisi strategis sebagai penyeimbang kekuasaan, sekaligus jembatan dialog antara masyarakat akar rumput dan pengambil kebijakan.

Judul tesis ini mendapat perhatian luas dari kalangan akademisi dan santri, karena dinilai mampu memadukan khazanah keilmuan pesantren dengan realitas politik kontemporer. Hasil Karya akademik tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bagi mahasiswa, politisi, serta aktivis sosial dalam memahami komunikasi politik yang beretika dan berorientasi pada kepentingan bangsa.

Sebagaimana diketahui, KH Muhammad Idror Maimoen saat ini menempuh pendidikan program magister (S2) di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Proses akademik tersebut dijalani di tengah kesibukannya mengajar dan mengasuh santri di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, sekaligus menjalankan peran sosial-keumatan

 

 

Penulis : Abas

Editor : Mujib

LAUNCHING DAN PENGUKUHAN TSPP BLORA

LAUNCHING DAN PENGUKUHAN TSPP BLORA

LAUNCHING DAN PENGUKUHAN TSPP BLORA

 

Jumat, 12 Desember 2025, bertempat di Gedung Serbaguna NU Blora, digelar acara launching sekaligus pengukuhan Majlis Taman Surga Persatuan Pembangunan (TSPP) Kabupaten Blora. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Khodimul Majlis TSPP, KH Muhammad Idror Maimoen, dan dihadiri jajaran pengurus serta kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Blora.

Dalam sambutannya, KH Muhammad Idror Maimoen atau yang akrab disapa Gus Idror menegaskan pentingnya sinergi antara pimpinan dan rakyat dalam setiap pergerakan politik maupun keumatan. Melalui majlis ini, ia berharap PPP Blora semakin solid dan bersemangat dalam berpartai. “Pergerakan tidak akan kuat tanpa saling bahu-membahu antara pimpinan dan rakyat. Majlis TSPP ini diharapkan menjadi wasilah penguatan kebersamaan tersebut,” ujarnya.

TSPP Blora berada di bawah pimpinan KH Azib Khoironi. Kehadiran majlis ini diharapkan mampu menyatu dengan kader dan simpatisan PPP, sehingga PPP kembali teguh menjadi rumah besar umat Islam di Blora. Dengan basis majlis dan penguatan akar rumput, PPP Blora diharapkan dapat semakin dekat dengan masyarakat dan konsisten memperjuangkan aspirasi umat.

LAUNCHING DAN PENGUKUHAN TSPP BLORA

LAUNCHING DAN PENGUKUHAN TSPP BLORA

 

LAUNCHING DAN PENGUKUHAN TSPP BLORA

Jumat, 12 Desember 2025, bertempat di Gedung Serbaguna NU Blora, digelar acara launching sekaligus pengukuhan Majlis Taman Surga Persatuan Pembangunan (TSPP) Kabupaten Blora. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Khodimul Majlis TSPP, KH Muhammad Idror Maimoen, dan dihadiri jajaran pengurus serta kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Blora.

Dalam sambutannya, KH Muhammad Idror Maimoen atau yang akrab disapa Gus Idror menegaskan pentingnya sinergi antara pimpinan dan rakyat dalam setiap pergerakan politik maupun keumatan. Melalui majlis ini, ia berharap PPP Blora semakin solid dan bersemangat dalam berpartai. “Pergerakan tidak akan kuat tanpa saling bahu-membahu antara pimpinan dan rakyat. Majlis TSPP ini diharapkan menjadi wasilah penguatan kebersamaan tersebut,” ujarnya.

TSPP Blora berada di bawah pimpinan KH Azib Khoironi. Kehadiran majlis ini diharapkan mampu menyatu dengan kader dan simpatisan PPP, sehingga PPP kembali teguh menjadi rumah besar umat Islam di Blora. Dengan basis majlis dan penguatan akar rumput, PPP Blora diharapkan dapat semakin dekat dengan masyarakat dan konsisten memperjuangkan aspirasi umat.

DPC PPP Rembang Gelar Rapimcab, PAC Tegaskan Satu Komando Garis Partai

DPC PPP Rembang Gelar Rapimcab, PAC Tegaskan Satu Komando Garis Partai

 

DPC PPP Rembang Gelar Rapimcab, PAC Tegaskan Satu Komando Garis Partai

 

Rembang — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Rembang resmi menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) pada Rabu siang, 10 Desember 2025, sebagai langkah strategis memperkuat konsolidasi internal dan arah perjuangan partai ke depan.

Rapimcab tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPC PPP Rembang, Gus Ulur

Sebelum pembukaan resmi, Gus Rosyid Ubab selaku Sekretaris dan tokoh DPC memberikan sambutan atas nama DPC PPP Rembang.

Dalam forum tersebut, seluruh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Rembang menyampaikan komitmen tegas untuk tetap berada dalam satu komando garis partai di bawah kepemimpinan Gus Ulur dan Gus Rosyid. Para PAC menilai bahwa kekompakan dan kedisiplinan instruksi menjadi kunci utama agar PPP dapat bergerak lebih efektif, terutama dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif.

Para PAC juga menyoroti pentingnya:

Penguatan struktur hingga tingkat ranting,

Konsolidasi yang lebih intensif,

Kedisiplinan kader dalam menjalankan instruksi organisasi,

Serta penyelarasan program antara PAC dan DPC.

Rapimcab akhirnya ditutup dengan kesepakatan bersama untuk mempertegas garis organisasi, memperkuat koordinasi internal, serta memastikan seluruh kader bergerak dalam satu arah perjuangan.

 

Gus Idror Kukuhkan TSPP Kendal di Hadapan Ratusan Kader, Sinyal Kebangkitan PPP Menuju Senayan 2029

Gus Idror Kukuhkan TSPP Kendal di Hadapan Ratusan Kader, Sinyal Kebangkitan PPP Menuju Senayan 2029

 

Gus Idror Kukuhkan TSPP Kendal di Hadapan Ratusan Kader, Sinyal Kebangkitan PPP Menuju Senayan 2029

 

KENDAL,– Konsolidasi dan Launching Taman Syurga Persatuan Pembangunan (TSPP) resmi digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Kendal di Pendopo Aldilla Resto Kendal, Sabtu (6/12/2025). Agenda besar ini menjadi langkah strategis PPP Kendal untuk mengembalikan kejayaan dan kembali merebut kursi di Senayan pada Pemilu 2029.

Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, mulai dari KH M. Idror Maimoen, para sesepuh PPP, Majelis PPP, anggota DPRD Fraksi PPP Kendal, para pengurus DPC, PAC, ketua ranting, hingga badan otonom PPP se-Kabupaten Kendal.

“Partai ini dibesarkan para kiai dan pesantren-pesantren besar. Perjuangan kita hari ini hanyalah meneruskan perjuangan para muassis. Yakinlah bahwa para muassis memahami ikhtiar kita. Terus istiqomah seperti KH Maimoen Zubair hingga akhir hayatnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa berjuang di PPP adalah bentuk hidmah yang bernilai ibadah.

“Peluncuran TSPP ini adalah sinyal kebangkitan. Titik awal sukses PPP ke depan,” tambahnya.

Abdul Syukur juga meminta seluruh struktur di bawah—PAC, ranting, dan badan otonom—untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antarkader.

Mewakili Ketua DPW PPP Jawa Tengah, anggota DPRD Provinsi Jateng Fraksi PPP, Dr. Hj. Sholihah Kurniawati, menyampaikan apresiasi atas semangat kebangkitan PPP di Kendal melalui TSPP.

“TSPP harus menjadi inspirasi bagi seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Mengembalikan kekuatan partai tidak mudah, tetapi kita harus optimis.”

Ia menekankan pentingnya militansi dan daya juang tinggi.

“Kita harus optimis, menolak mati. Kita harus terus berjuang menuju kebangkitan PPP,” tegasnya disambut tepuk tangan kader.

Prosesi launching dimulai dengan pembacaan Rotibul Haddad oleh Kyai Zainuri, dilanjutkan pembacaan qasidah. Puncaknya adalah pengukuhan pengurus TSPP oleh KH M. Idror Maimoen sebagai Shohibul Majelis, didampingi Kyai Abdullah Rikza dari pengurus pusat TSPP.

Dalam mauidhoh khasanah, KH Idror memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya nasihat dan kebersamaan dalam organisasi.

“Agama ini adalah nasihat. Pengurus harus memperhatikan rakyatnya, rakyat pun harus memperhatikan pengurus. Jangan saling menyalahkan saat musibah terjadi.”

Ia juga menegaskan bahwa pergerakan PPP tidak boleh berjalan sendiri-sendiri.

“Pergerakan harus dilakukan bersama. Rakyat dan pengurus berkoordinasi, bekerja sama untuk kemajuan PPP.”

TSPP, lanjutnya, hadir sebagai ruang gerak sosial, spiritual, dan politik yang menghubungkan masyarakat dengan pengurus.

“Dari PAC harus terus bergerak, semakin berkembang. Kita menuju negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.”

Peluncuran TSPP di Kendal menjadi momentum penting menuju Pemilu 2029. Dengan kekuatan para kiai, sesepuh, kader muda, dan jaringan struktural, PPP Kendal optimistis mampu kembali meneguhkan posisi sebagai rumah besar umat dan meraih kursi di Senayan.

Acara ditutup dengan doa bersama, penuh harapan agar PPP kembali bangkit, berjaya, dan menjadi partai yang memberi manfaat untuk umat dan bangsa.

Hadiri Konsolidasi PPP Jember, Gus Idror: Kami Ingin Partai Kembali ke ‘Rel Asli’ Perjuangan Islam

Hadiri Konsolidasi PPP Jember, Gus Idror: Kami Ingin Partai Kembali ke ‘Rel Asli’ Perjuangan Islam

Hadiri Konsolidasi PPP Jember, Gus Idror: Kami Ingin Partai Kembali ke ‘Rel Asli’ Perjuangan Islam

Jember,— Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Jember menggelar kegiatan silaturahmi dengan para kiai dan ulama di Aula Islamic Centre Darus Sholah pada Selasa (2/12/2025).

Salah satu yang hadir dalam kegiatan itu adalah putra dari KH Maimoen Zubair, yakni KH Muhammad Idror Maimoen Zubair yang juga sebagai Ketua Umum Majlis Taman Surga Persatuan Pembangunan.

Kegiatan ini sebagai langkah konsolidasi awal untuk memperkuat basis pesantren menjelang agenda politik beberapa tahun ke depan.

Ketua DPC PPP Jember, Madini Farouq, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali para kiai PPP sekaligus memperkuat spiritualitas kader melalui zikir dan doa bersama.

“Kami mengumpulkan para kiai dalam rangka silaturahmi dan zikir, sekaligus mengenang perjuangan para pendahulu. Kami mengundang putra Kiai Maimoen Zubair yang juga Ketua Umum Majlis Taman Surga Persatuan Pembangunan,” ujar dia.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Mamak ini, PPP bertekad mengembalikan orientasi perjuangan partai ke basis tradisionalnya, yakni pesantren dan para ulama.

Tujuannya mengembalikan PPP kepada pesantren dan kiai-kiai, karena di situlah kekuatan utama PPP sejak awal,” jelasnya.

Meski Pemilu 2029 masih cukup jauh, Madini menyebut silaturahmi menjadi langkah dasar dalam memperkuat keberlangsungan PPP

“Silaturahmi itu penting. Kata Nabi, siapa yang ingin panjang umur dan luas rezekinya harus senang bersilaturahmi. Panjang umur dalam konteks politik adalah agar PPP tetap eksis, dan semoga rezeki politik kami bertambah melalui perolehan kursi,” ujarnya.

Menjawab isu bahwa PPP identik dengan partai kalangan tua, Madini menegaskan bahwa regenerasi menjadi prioritas. PPP Jember akan menggelar Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) pada 13–14 Desember bagi kader muda.

“Kami mulai melakukan kaderisasi karena PPP sering dianggap partai orang tua. Padahal, banyak anggota DPR dari PPP yang usianya di bawah 40 tahun. Regenerasi ini akan berjalan melalui pelatihan kaderisasi dan segmentasi program untuk pemilih muda, perempuan, dan kelompok tradisional,” jelasnya.

Selain kalangan kiai, PPP juga menyiapkan program khusus untuk kelompok emak-emak dan pemilih milenial maupun Gen Z.

Sementara itu , KH Muhammad Idror Maimoen Zubair menambahkan bahwa PPP tengah berupaya membenahi diri dengan kembali kepada nilai-nilai perjuangan Islam yang menjadi dasar berdirinya partai.

“PPP harus kembali ke rel aslinya. Bukan berarti selama ini tidak berjuang, tetapi kami ingin semakin kuat memperjuangkan umat dan Indonesia dengan cinta yang diwujudkan dalam tindakan,” kata dia.

Ia menilai praktik politik uang menjadi tantangan yang harus dilawan melalui pendekatan spiritual dan kesadaran umat.

“Uang tidak bisa mengalahkan zikir. Yang penting Indonesia mau berzikir, mencintai Nabi, cinta negara, dan tidak tunduk pada money politics. Kami mengajak umat Islam, terutama di desa, untuk bersama PPP menjaga moral bangsa dan memperbaiki kondisi sosial,” jelasnya.

Dia mengajak seluruh ulama dan masyarakat untuk memperkuat persatuan serta menjaga moralitas bangsa di tengah berbagai tantangan sosial.

“Mari bersama ulama, orang-orang saleh, dan seluruh umat membangun kejayaan serta menjaga Indonesia. PPP ingin kembali menorehkan sejarah indah seperti masa-masa kejayaannya dulu,” tutupnya.

 

Copyright © 2026 ppprembang.or.id